Investasi di Bidang Real Estate: Tips Untuk Pemula

Berinvestasi dalam bidang real estate adalah strategi populer untuk memperkaya diri. Dengan menambahkan investasi real estate ke portofolio Anda dapat menambah diversifikasi dan membantu melindungi aset anda dari volatilitas pasar saham.

Bagi anda yang benar-benar ingin memulai menjadi investor di bidang real estate, simalkah tips-tips berikut ini.

How To Start?

Ikutilah langkah berikut ini untuk memulai investasi real estate anda.

  • Tentukan berapa banyak uang dan waktu yang akan anda habiskan untuk investasi di bidang ini.
  • Siapkan dana investasi anda: mulai dari $1000 sampai $3000 untuk menjadi investor dana. Dan jika anda ingin menjadi investor langsung, siapkan dana dengan nominal 5 digit atau lebih.
  • Lakukan riset untuk menentukan pilihan investasi yang tepat, dan juga menentukan grup investasi apa saja yang tersedia untuk anda.
  • Tentukan cara investasi yang sesuai dengan dana dan waktu yang anda miliki. Anda bisa melakukan investasi lewat perusahaan investasi (REIT) karena tidak membutuhkan dana dan waktu yang banyak. Sebaliknya, anda bisa melakukan investasi secara langsung.
  • Siapkanlah uang kas karena pengeluaran-pengeluaran terkait investasi akan selalu ada. Selain itu pengeluaran investor langsung akan lebih besar dibanding investor di bidang perhotelan.
  • Bersiaplah untuk menerima berbagai kerugian. Seperti halnya usaha keuangan lainnya, Anda akan menghadapi berbagai macam tantangan. Asalkan anda menyelesaikan “PR” terlebih dahulu, anda pasti akan jauh lebih siap.

Jenis-Jenis Investasi Real Estate

Inilah 4 jenis investasi real estate yang paling mudah untuk diakses:

Menyewakan Properti: Untuk menjadi pemilik langsung, carilah rumah, kios, kondominium, atau gedung apartemen untuk dibeli dan selanjutnya disewakan. Sebelum menjadi tuan tanah, tapi sebelumnya anda perlu uang muka, inspeksi properti dan meninjau catatan potensi sewa dan berbagai macam pengeluaran terkait properti ini.

Kelebihan dari opsi ini adalah adanya arus kas yang stabil, apresiasi modal, dan keuntungan dalam urusan pajak. Namun, diperlukan riset penuh untuk meninjau properti sewaan yang cocok dijual dengan harga yang tepat.

Carilah agen real estat yang berurusan dengan properti sewaan dan mulailah memilah properti. Lakukan evaluasi catatan keuangan properti-properti tersebut. Lakukan perhitungan matematis untuk memastikan properti sewaan Anda akan memberikan hasil investasi yang baik.

Real Estate Investment Trusts: Disingkat dengan REIT, perusahaan investasi real estat ini memiliki atau membiayai pembangunan properti. REIT membeli banyak properti – termasuk apartemen, rumah sakit, hotel, fasilitas industri, gedung perkantoran dan hipotek lalu menjual saham kepemilikan kepada investor individu.

Investor REIT akan memiliki banyak kelebihan yang sama dengan investor real estat langsung. REIT harus membayar setidaknya 90 persen dari penghasilan yang sudah terkena pajak kepada pemegang saham setiap tahun. Selain itu REIT adalah pencegah inflasi yang efektif.

Dana REIT mungkin akan meningkat secara nilai, tetapi pengembalian positif tidak menjadi jaminan. Lakukan pembelian selama ‘property bubble’ terjadi, dan ketika harga properti kembali normal, REIT Anda mungkin akan mengalami penurunan nilai.

Anda bisa berinvestasi melalui REIT semudah melalui reksadana atau dana yang diperdagangkan di bursa.

Real Estate Investmen Groups: Untuk memulai sebuah grup, kumpulkan dana yang Anda miliki dengan investor lain untuk membeli properti bersama. Anda akan mendapatkan keuntungan memiliki properti sewaan tanpa tanggung jawab manajemen.

Bergabung dengan grup investasi real estat memberikan kesempatan untuk belajar dan membuka peluang untuk berinvestasi di properti sesungguhnya. Meski begitu berbisnis dengan orang lain itu rumit dan tidak selalu berhasil. Bacalah kebijakan grup dengan cermat sebelum bergabung, dan siapkan strategi untuk keluar hanya untuk berjaga-jaga.

Home Rentals: Dengan kemajuan ekonomi dan teknologi saat ini, situs web seperti reddooz dan airy room bisa membuat individu biasa menjadi tuan tanah. Tapi sebelumnya anda harus benar-benar memahami dunia pesewaan tempat tinggal ini terlebih dahulu, dimulai dengan memahami tujuan Anda menjadi tuan rumah sewa. Menyewakan properti Anda dengan cara ‘sharing profit’ membutuhkan komitmen yang serius, pengeluaran keuangan, asuransi dan manajemen yang tepat.

Manfaat menyewakan rumah Anda salah satunya adalah pendapatan ekstra dan kesempatan untuk bertemu orang-orang baru. Menjadi seorang pelaku bisnis perhotelan harus selalu memantau situs untuk pengunjung, mengelola daftar ketersediaan, selalu siap untuk menanggapi pertanyaan dan masalah, dan selalu melakukan pembersihan rutin.

Apa pun pilihan yang Anda ambil untuk menjadi investor real estat, evaluasi keadaan pribadi Anda sebelum berinvestasi. Cobalah untuk memulai perjalanan investasi real estat anda dengan investasi kecil dalam dana REIT terlebih dahulu. Jika Anda sudah siap untuk manajemen real estat yang lebih besar, cobalah investasi real estat secara langsung, atau menyewakan rumah anda melalui sharing profit.